Kehamilan Ektopik (1)

Wow… cukup lama blog ini tidak diurus ya.. Si empunya cukup banyak urusan, maklum pengacara ūüôā

Begitu banyak yang saya alami beberapa tahun ini. Study sudah selesai, sudah pernah kembali bekerja, sekarang sedang mengurus badan usaha yang belum lancar…. Yah.. semua dijalani sambil berharap yang terbaik akan terjadi. Di tengah-tengah kesibukan mempromosikan dan pas lagi semangat mencari potensial project tahun lalu, saya mengalami kehamilan ektopik.

#Apa itu? Continue reading

Sibuk Urus Thesis

Mumpung waktunya luang, mumpung sudah ada asisten di rumah, mumpung si balita sudah bisa ditinggal di sekolahnya, emaknya sibuk urusin thesisnya. Tiga minggu ini pening, ganti proposal, siapin kuesioner, mikir gimana cara nyebarin ini kuesioner, bikin versi on-line hosh.. hosh.. hosh.. Dan lumayan hasilnya. Dosen setuju, kuesioner bisa balik 11 bijik dalam waktu dua hari…., oh-oh, targetnya sih masih jauuuuh…. Tapi bikin semangat loh ternyata bisa juga kumpulin data via kuesioner on-line… Terima kasih teman-temanku hugs hugs hugs *dalam bayangan, karena jauh posisinya ūüôā

Uuummm siapa tahu ada visitor yang berkenan membantu mengikuti survey online? Ada? Yak, silahkan di klik di tautan ini yaaaa…. Terima kasih banyak sebelumnya!

 

Perjalanan Sang Bayi

Sudah 9 bulan ngga apdet blog? Ah, memang penyakit malas sering melanda. Kali ini mau cerita perjalanan baby Farrell aja. Dari janin, orok, hingga batita jadi topik terus, dan… berlanjut sekarang….

Baby Farrell sudah sekolah lho, PG. Dimana? Deket rumah. Ada yang tau PG/TK IT Rejis? Yang tinggalnya sekitaran rumah saya alamatnya pasti tahu… So far, sukaaaaa dengan sekolah ini. Bunda-bundanya di PG telaten dan sabar menghadapi anak-anak. Bebas deh anak-anak mau masih kolokan juga ndak pa pa… Namanya juga baru 3 tahun, ada yang belum genep pula…. Kalo pas makan, dibantu… Belum bisa makan sendiri? Disuapin. Nangis karena ditinggal mama pulang? Digendong, meski itu dari pagi sampai selesai jam sekolah. Telaten mengajak anak-anak menyelesaikan tugas. Tapi semua harus membuat tugas, jadi ya ada yang siang-siang pas mau pulang baru mengerjakan tugas, soalnya pas paginya dia masih mau main-main. Hasilnya? Semua siswa punya karya yang ditempel di dinding kelas atau dibawa pulang buat dipamerin ke ortunya. Senanglah, namanya juga anak-anak. Continue reading

Tahun Baru, Tantangan Baru

super mom

Siapa yang biasa membuat resolusi setiap tahun baru, ngacuuuung….

Yang pasti bukan saya. Punya sih keinginan ini itu, tapi jaraaaang ditulis dan dideklarasikan or dibuat judul resolusi tahun sekian. Mungkin karena itu ya jadinya sering meleset, soalnya jadi ngga fokus. Eh, tapi tulisan ini bukan tentang resolusi tahun baru kok. Ini sekedar curhat, bahwasanya pada tahun 2014 yang masih kinyis kinyis ini, ternyata saya betul betul mendapatkan tantangan baru. Bukaaaannn…. bukan karir baru yang saya idam – idamkan itu, tapiiiiii….. yaaaakkkitu ialaaaahhhhh….: menjadi IRT sejati tanpa ART.

Hihih…. Ho oh, tepat pada tanggal 1 Januari ketika matahari belum tinggi dan saya masih leyeh leyeh ngopi sambil kucek kucek mata, si mbak asisten dengan lantang bilang mau berhenti bekerja di rumah saya, dengan alasan ingin berbisnis sendiri. Menurut info, dia sudah buka sebuah konter pulsa di mana gitu, dan ga ada yang jaga tuh konter. Tentunya lost opportunities dong… Mangkanya dia mau brenti sebagai ART dan ingin menyalurkan naluri bisnisnya. Tentu saja saya dukung.

Kapan mau berhenti? – Saya bertanya.

Besok. – Si ART menjawab.

Langsung saya mual. Tapi ya sudahlah, saya ikhlas, meski mualnya ndak bisa langsung ilang. Seperti dicampakkan tiba – tiba, by ART. Apa salah dan dosaku huhuhuhuuuuuu….

Yowessss, life must go on. Jadi sudah beberapa hari ini saya beraktifitas berdua saja dengan balitaku yang ganteng itu. *membayangkan menjadi langsing dalam beberapa minggu ke depan*

//Salam capek ngurus rumah.