Antri Antri Lagi

Sejak hamil, aku adalah pengunjung setia Rumah Sakit. Iya betul, untuk periksa kandungan. Sampai sekarang aku masih pengunjung setia Rumah Sakit. Tentu saja tujuannya berbeda. Dulu ke Dokter Spesialis Kandungan, sekarang ke Dokter Spesialis Anak.

Hanya 4 Rumah Sakit yang pernah kukunjungi. Yang pertama adalah Grup Hermina, yang kedua Jakarta Medical Centre, yang ketiga Eka Hospital, yang keempat Rumah Sakit Asri. Masing – masing punya sistem antrian sendiri.

Sejauh ini, aku puas berkunjung ke Hermina dan Eka. Sistem antriannya jelas, bisa mendaftar kapan saja, minimal di hari yang sama dengan jam praktek Dokter yang dituju. Kemudian akan dikonfirmasi nomor antriannya, diberi perkiraan jam berapa sebaiknya datang ke Rumah Sakit berdasarkan nomor antrian, supaya tidak menunggu terlalu lama. Jumlah pasien dibatasi, atau jam praktek Dokternya yang dibatasi. Misalnya Dokter A berpraktek dari jam 18.00 sampai 20.00 WIB. Pasien yang akan konsultasi ke Dokter tersebut harus sudah ada di Rumah Sakit maksimal jam 19.30 WIB. Di hari H nya, dikonfirmasi lagi, apakah akan datang atau membatalkan jadwal konsultasi.

Kalau terlambat, misalnya aku sudah konfirmasi akan datang, tetapi aku belum sampai di Rumah Sakit pas nomor antrianku dipanggil, maka nomor antrianku akan dilewati 2 kali dengan nomor antrian berikutnya, baru nomor antrianku akan dipanggil lagi. Begitu berulang.

Dengan sistem antrian seperti ini, pasien tidak menunggu lama. Aku menunggu kira – kira 30 menit saja (kecuali kalau aku yang datang terlalu awal). Kalau Dokter bilang aku konsultasi lagi minggu depan, aku bisa langsung registrasi dan tentu saja dapat nomor antrian kecil, 1 atau 2. Itu di Hermina dan Eka Hospital.

Di Rumah Sakit yang satu lagi, registrasi dimulai jam 00.00 WIB. Dokternya memang favorit. Suamiku baru bisa telepon sekitar jam 00.30 WIB (saking sibuknya line), dan taraaa… dapatnya sudah nomor belasan. Cepat sekali ya. Dan berarti pasien Rumah Sakit tersebut memang sudah terbiasa dengan sistem seperti ini. Tapi helllloooooo…. tengah malam ngurusi antrian?!?!

Sekarang di Rumah Sakit bayiku, registrasi bisa kapan saja. Tapi daftar ulangnya pada hari yang sama mulai jam 7 pagi. Kalo mau dapat nomor antrian 1, berarti datang jam 7 pagi, atau sebelumnya, lalu antri untuk daftar ulang. Kemudian tunggu sampai Dokter nya datang, jam 9 pagi. Aku tidak pernah datang pagi pagi untuk daftar ulang (mending molor males malesan di kasur sama baby Farrell….). Aku langsung saja datang ke Rumah Sakit, bilang sudah registrasi di resepsionis (memang sudah registrasi sebelumnya), dan umumnya menunggu hingga 2 jam sampai giliranku berkonsultasi. Sudah banyak yang komplain aka memberi masukan (termasuk suamiku), tetapi belum ada perubahan. Beberapa pasien sampai pulang dulu, atau jeng jeng di Penvil dulu berhubung nomor antriannya gede banget. Tapi yang paling penting, menurutku sebaiknya jumlah pasien dibatasi. Masa Dokternya ndak butuh istirahat?

Ayo Rumah Sakit Asri, kenapa tidak ditiru sistem antrian seperti yang kujelaskan di atas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s