Bau Tangan

Bayiku sering dibilang sudah bau tangan. Aku tersenyum saja menanggapinya, malahan kadang aku jawab,

“Di rumah sakit pun, waktu bayiku baru berusia 1 hari dan kebetulan rooming in sama mamanya, susternya pas jemput bayi lagi langsung komentar : wah, sudah bau tangan ya, Bu…”.

Iya, waktu itu aku semalaman menggendong bayiku sekalian mengajarinya menyusu.

Aku suka menggendong bayiku, merasakan badannya bersandar di lenganku. Lagipula, bayiku memang belum bisa jalan sendiri, jadi sering aku gendong untuk berjemur atau jalan jalan di sekitar rumah. Biar saja ia disebut orang jadi ‘bau tangan’.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s