Dokter Keempat

Ini adalah Dokter keempat yang kukunjungi. Kok gonta – ganti? Bukan sengaja (kecuali yang keempat ini), aku tadinya ingin bertahan dan merasa cocok dengan Dokterku yang pertama, di Rumah Sakit dekat rumahku. Dua kali pertemuan berlangsung dengan baik, aku merasa nyaman, beliau tidak komersil, menjawab pertanyaan – pertanyaan bodohku dengan sabar, dan ini dia yang penting : he is good looking! Hehehe… penting dong, apalagi janinku waktu itu sudah diprediksi laki – laki, kali aja bisa ketularan good looking dan smart nya Pak Dokter…. siapa tahu, ngarep kan boleh…

Di pertemuan ketiga, Dokterku berhalangan datang, ada kegiatan yang lebih urgent, semacam menangani proses kelahiran di Rumah Sakit lain. Jadi, aku bertemu dengan Dokter keduaku. Beliau juga sabar dan menanganiku dengan baik. Lalu, menginjak usia kehamilanku bulan keenam, suamiku mulai menyarankan pindah Rumah Sakit, aku diminta melahirkan di Rumah Sakit di Jakarta saja, supaya ada yang mengurusiku karena dekat rumah orang tua. Aku pikir – pikir, masuk akal juga permintaan suamiku. Aku kan sendirian di rumahku, kalau – kalau terjadi keadaan darurat, suamiku juga lumayan jauh untuk mengejar pulang ke rumah. Jadi, aku pindah Rumah Sakit sekaligus mencari Dokter yang nanti akan menangani persalinanku. Dokter ketigaku adalah Dokter di Rumah Sakit dekat rumah mertuaku. Yang ini Ibu Dokter. Mungkin karena hari Sabtu, konsultasi pertamaku dengan Dokter ketiga ini membuatku bete. Antrinya lama, satu jam. Padahal pertemuan dengan Dokter hanya 10 menit. Aku tak begitu menikmati sesi konsultasi ini. Dokter itu terlihat capek, mungkin terlalu banyak pasien yang ditangani, selain beberapa kali permisi minta pengertianku untuk membalas pesan melalui alat komunikasinya. Dengan Dokter ini juga aku diberitahu kemungkinan usia janinku lebih tua 2 minggu dari yang selama ini aku percayai. Meski tidak yakin, aku iyakan saja informasi itu, padahal kalo dihitung mundur dari usia janin, tidak sesuai dengan jadwal menstruasiku.

Dokter keempatku, adalah Dokter yang sengaja ingin kukunjungi. Aku minta USG 4D, untung suamiku mau, soalnya mahal… Aku ditanya – tanya kenapa mau pakai USG 4D. Waduh… mau terus terang pengen lihat wajah bayiku  dalam perut aku malu… Jadi aku bilang saja ingin tahu kondisi janinku secara lebih lengkap. Dokter keempat ini puintar sangaaatttt, udah PhD, aku diberitahu bahwa sebetulnya menggunakan USG 2D atau 3D saja sudah bisa melihat kondisi janin secara lengkap. Akhirnya aku lihat juga tampang janinku, dia sedang memajukan mulutnya seperti menyembur, cuma sebentar, karena setelah itu ia menutupi mukanya dengan tangan. Tapi yang lebih memuaskan, Dokter keempat ini menjelaskan secara detail tentang janinku. Dari ukuran kepalanya, usia janinku adalah 29 minggu, sesuai perhitunganku dan informasi Dokter pertamaku. Kondisi jantungnya sempurna, syaraf tulang belakangnya juga begitu, tangan dan kakinya lengkap, matanya dalam kondisi baik (ada bayi yang terlahir dengan kondisi katarak karena kontaminasi virus), lambungnya juga baik memungkinkan berfungsi cerna baik, posisi plasenta di atas dan tidak menutup jalan lahir, memungkinkan aku untuk mencoba persalinan normal, posisi kepala janin sudah di bawah, meski masih ada kemungkinan ia akan berputar lagi karena ia masih 29 minggu. Dokter keempat ini juga mengingatkan aku untuk segera menentukan di Rumah Sakit mana tempat aku akan melakukan persalinan. Aku disarankan mulai konsultasi per 2 minggu. Beliau juga tidak memberiku banyak vitamin, cukup satu saja dari salah satu yang biasa aku konsumsi, itupun aku diminta beli sendiri karena vitamin itu dijual bebas. Aku senang karena sudah bosan minum banyak vitamin setiap hari. Aku jadi terpikir pindah ke Rumah Sakit ini saja, karena suka dengan Dokter keempat yang keren ini, tapi lokasinya jauh dari rumahku. Suamiku sih setuju saja, karena itu berarti dekat dari tempat kerjanya. Nanti ah dipikirkan lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s