Kolom Kita

Mungkin sekitar tahun 2006, sebuah artikel di Kolom Kesehatan Kompasdotcom menarik perhatian saya. Isi artikelnya menceritakan pengalaman seorang wanita yang sudah lebih 30 tahun menikah, tetapi masih memiliki kehidupan seksual yang menyenangkan dengan suaminya. Beliau dan suaminya menetap di Eropa. Di artikel itu beliau menceritakan, apa saja yang beliau alami dengan suaminya (tentang kehidupan romantisnya, tentu) tanpa menjadi artikel yang saru atau wagu. Kalau tidak salah ingat, artikel ini sampai bersekuel menjadi 3 atau 4.

Kemudian kolom tersebut mulai menayangkan artikel – artikel lain dengan berbagai macam tema dari penulis yang bukan wartawan, dari seluruh penjuru dunia. Bahkan kadang saya juga baru dengar nama negara  atau daerah tempat asal penulis (ini karena pengetahuan Geografi saya yang jongkok). Lucu dan menyenangkan, artikel bervariasi dari artikel sarat informasi sampai artikel curhat. Lama – lama ada yang menamainya KoKi, Kolom Kita. Keren sekali tag line nya, Citizen Journalism, Siapa Saja Menulis Apa Saja!  Asyik mengikutinya dari Kompasdotcom, tiba – tiba saya kehilangan jejak. Pokoknya KoKi tidak bisa diakses lagi dari Kompasdotcom. Berbulan – bulan saya kehilangan jejak, ternyata KoKi sudah pindah ke Detik dot com. Ada rasa yang agak berbeda di KoKi Detik, apalagi kemudian saya juga menemukan Baltyra.

Semalam saya menemukan berita duka Kompas dot com. Seorang ex wartawatinya wafat. Dialah moderator KoKi, salah satu situs yang saya favoritkan, wajib kunjung. Karena saya seorang silent reader, dulu (sampai sekarang juga masih) saya tak banyak berkomentar di KoKi. Saya hanya sempat mengomentari foto colongan separuh wajah Zeverina yang sempat di upload secara diam – diam, mungkin oleh temannya. “Cantik”, komentar saya singkat. Meski saya tidak mengenal Zeverina secara nyata dan dekat, rasanya kaget dan sedih mengetahui berita duka tersebut.

Selamat jalan, moderator KoKi.

One thought on “Kolom Kita

  1. Kenangan ;
    masih ingat saya kalau dulu kita pernah ramai di Koki @KOMPAS, membahas wajah cantik separo wajah.
    yang ternyata benar adalah Zeverina. sungguh berbahagia kalau maz PRABU telah berjumpa dan berkomunikasi dengan beliau membahas Logo Koki dan lain-lainnya.
    Kini kami telah yain bahwa poto tersebut adalah Mamak Z yang tercinta dan sangat kami hormati sebagai moderator Koki sejak 2006 hingga pindah ke @DETIK.
    Setelah huru-hara itu, saya sudah tidak aktif lagi memposting artikel di Koki.
    Kalau sebelum itu sejak awal saya punya koleksi lengkap dan sampai saya jilid hingga serie – 30 berupa buku tebal masing-masing serie. semuanya koleksi pribadi saya.

    Kini saya hanya “MENGUCAPKAN Innalillahi wa inailahi rojion, Selamat jalan Zev. . . . semoga amal ibadah diterima oleh ALLAH SWT, amin yarobbalalamin”

    wassalam,
    kembangjambu
    samarinda

    Iya, kenangan tak terlupakan itu kayak kuiz aja, fotonya tampak wajah separo… Waduh, hebat sampai dikoleksi dan dijilid… Bisa pinjam ya kapan kapan🙂. Terima kasih sudah berkomentar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s