Teman Lama

Hari ini seorang teman lama meneleponku. Ia dulu pembimbingku. Ia  ternyata masih mengamatiku dari jauh. Ia menyatakan prihatin denganku. Aku memang sedang berdiri sendirian, setahun belakangan. Digempur dari atas, kiri, kanan, dan belakang. Ia menyemangatiku segera mencari naungan baru, menyebutkan kelebihan – kelebihanku supaya aku lebih percaya diri, meyakinkanku bahwa ada yang lebih baik untukku di luar sana.

Aku terharu. Terima kasih, Bapak DG.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s