T. O

T. O adalah Tutug Oncom. Dari kunjungan perdana saya ke Tasikmalaya, untuk nyekar ke makam Aki dan Nini calon pasangan saya. Baru kali ini saya makan nasi tutug oncom, meskipun sering lihat di list menu rumah makan Sunda, tapi belum pernah pesan.

Nasi T. O yang saya (Ibu camer saya deng…) beli ada di Jalan Kalektoran. Murah, Rp 2.500,- sebungkus. Warungnya ramai dan antri. Kesan saya, enak. Padahal isinya cuma nasi, tutug oncom, dan sambel. Terkesan dengan rasa baru, yang buat saya seperti aroma kencur, tapi ternyata bukan. Aroma kencur itu katanya dari umbi tumbuhan kecombrang. Saya tahu kecombrang, kembangnya dipakai sebagai salah satu campuran sayuran pada menu pecel, tapi belum pernah tahu umbinya dipakai juga sebagai bumbu masak. Uniknya lagi, aroma yang sama juga ada pada sambel rujak buah yang kami pesan. Pengalaman baru buat si lidah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s