I Do

Apalagi yang mesti saya pinta, ketika apa yang saya mohonkan sudah Dia kabulkan? Seorang lelaki yang baik, jauh dari sempurna karena ia manusia. Tapi ia mau mendoakan saya dan begitu tenang menghadapi saya yang suka ngga sabaran dan cemberut ngga karuan.

Apalagi yang mesti saya pinta, ketika ia mau mengerti keinginan saya yang sok bercita – cita ketinggian, bahkan sering lupa dengan kemampuan diri sendiri. Tapi ia tetap mau memahami saya.

Siapa yang tidak terharu, mengetahui nama saya disebut dalam doa yang ia dan orang tuanya panjatkan? Bagaimana saya bisa menolak ia yang bermaksud membawa saya pada kebaikan?

Apalagi yang bisa saya katakan selain “I Do”?

2 thoughts on “I Do

  1. hm lama tdk berkunjung,ternyata ada kabar gembira ini.
    aku jd ingat masa lalu hehe
    kapan undangan dikirim ni?đŸ™‚

    Masa lalu yang indah diingat terus yah… Tapi ndak jadi pengen ‘mbaleni’ tho?! Hehe…

  2. akhirnyaaaaa……………..
    I’m surprisingly happy dear…:D
    semoga menjadi bahagia, just like everybody wants…đŸ˜€

    Makasih Ratna… Tengkyu very very much do’anya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s