Perpanjangan Paspor

pasporSaya pikir, Paspor itu masa berlakunya sejalan dengan KTP. Habis setelah sekian tahun, sama dengan tanggal lahir pemilik. Jadi saya pikir habisnya nanti bulan Oktober. Eh…. tiwas saya ge er, ntar aja urus perpanjangan bulan Agustus, ternyata Paspor saya udah habis masa berlaku dari bulan Juni kemaren…

Sekarang, tentang bagaimana memperpanjang Paspor. Urusan dokumen yang satu ini ternyata tidak lagi berdasarkan domisili. Sejak kapan ya…. OK banget nih kebijakannya, yuhuuuu… Jadi tidak perlu mudik, cukup datang ke Kantor Imigrasi terdekat dan urus perpanjangan Paspor Anda.

Tips mengurus Paspor. Bikin baru atau perpanjang atau mengajukan penggantian karena hilang, prosedurnya sama saja. Hanya kalau perpanjangan, jangan lupa bawa buku Paspor yang lama, bakal diminta. Kalau hilang ya buat laporan dulu ke Kepolisian.

Sewaktu datang ke Kantor Imigrasi, jangan segan bertanya. Pede aja lah. Karena seperti biasa, hanya orang di Kantor Imigrasi dan calo saja yang benar – benar tahu seluk beluknya. Informasinya kurang lengkap. Kalau perlu, cari informasi dulu di internet, karena ternyata sekarang sudah ada permohonan paspor dan visa on line melalui situs Dirjen Imigrasi. Coba klik www.imigrasi.go.id. Hemat waktu kan, nanti tinggal datang waktu pembayaran, foto, sidik jari, dan wawancara.

Saya mesti tanya ke resepsionis berbaju sekuriti hanya untuk bertanya, “Pak, beli formulir untuk permohonan paspor di mana ya?”. Padahal loketnya di depan saya. Cuma kurang informasi. Akan terasa lebih informatif kalau ditempel kertas pengumuman “BELI FORMULIR DI SINI HARGA RP 5.000,00. NB : SEDIA MATERAI”.

Ingat, harganya Rp 5.000,00. Terdiri dari 2 (dua) lembar plus map resmi. Kalau Anda diminta membayar Rp 12.000,00 berarti Anda dikasih formulir yang sudah ditempelin materai Rp 6.000,00. Anda bisa menolak dan bilang, “Saya bawa materai sendiri, Pak”.

Isi formulir dengan sebenar – benarnya, dan tanda tangani surat pernyataan di atas materai Rp 6.000,00. Loket pendaftaran berkas hanya beroperasi dari jam 08.30 – 12.00 WIB. Jadi usahakan datang pagi, kalau ngga mau kuciwa dan disuruh balik besoknya dan kemudian kalau wajah Anda kelihatan kusut, akan banyak calo menawarkan bantuan. Sistem antrian menggunakan nomor. Tapi berdo’a lah dulu sebelum berangkat, supaya tetap bisa dapat nomor antrian kecil meskipun datangnya kesiangan. Karena mesin nomor antrian yang diatas meja itu malah ditutup kertas bertuliskan “MESIN RUSAK” dan nomor antrian diambil dari laci meja. Yup, nomornya ngacak abis…

Siapkan bersama formulir : copy akte kelahiran, copy ijazah pendidikan terakhir, copy kartu keluarga, copy KTP, surat rekomendasi dari perusahaan jika Anda karyawan/ karyawati (ini wajib), dan buku paspor lama. Kalau berkas sudah diterima, Anda akan mendapatkan bukti dan diminta kembali minggu depannya untuk foto, ambil sidik jari, dan wawancara. Sampai di sini, belum ada biaya.

Seminggu kemudian, bawa semua berkas asli (akte kelahiran, ijazah terakhir, KTP, kartu keluarga) yang harus ditunjukkan saat wawancara. Langsung saja menuju loket permohonan foto dan wawancara, tidak perlu pakai nomor antrian. Anda kemudian akan diberi nomor antrian untuk pembayaran di kasir dan pengambilan foto, sidik jari, dan wawancara. Biayanya Rp 270.000,00.

Foto cuma sebentar, sekali jepret. Ambil sidik jari kanan dan kiri. Wawancara. Selesai. Anda akan diminta konfirmasi nama lengkap yang akan tertera di buku paspor sudah benar. Kemudian Anda akan disuruh menandatangani bukti bahwa wawancara sudah dilakukan. Selesai. Paspor tinggal menunggu ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Buku paspor sebaiknya diambil 2 minggu kemudian. Pengalaman saya, yang kePDan datang 7 hari setelah hari wawancara, ternyata Paspornya belum jadi…

Mudah dan murah kan? Waktunya 3 minggu. Kalau mau lebih cepat, hubungi saja salah satu calo yang banyak hilir mudik di kantor imigrasi dan minta bantuan. Biayanya bisa sampai Rp 700.000,00 bahkan lebih. Bisa selesai dalam 1 atau 2 hari. Calo juga perlu penghasilan, birokrat dan pejabat pun demikian.

 

22 thoughts on “Perpanjangan Paspor

    • Hi non… thanks for the sharing yah..

      Pengalamanku pagi ini kesana sekitar jam 9 – paspor ku dah expired Oct12 lalu. Sy tiba disana dah sudah cukup ramai… ambil formulir FREE dan dapat nomor 48 sedangkan nomor antrian saat itu sdh nomor 20 an… No.48 tadi bukan sy press button di system tp sdh dipegang sm Security ada bbrp lembar :)…sambil isi form sy ke kantin dulu, pas balik lagi masih di no.20an juga.. bbrp mulai comment koq lama yah… cuma nerima data begitu aja… krn memang saat itu cuma ada 1 staff di counter; sekitar 1 jam kemudian menjadi 3 staff, baru antrian agak bjalan cepat.

      Setelah dapat tanda terima – diminta balik lagi LUSA (cuma 2 hari🙂 bukan 1 mgg) untuk foto, sidik jari, dan diminta bawa dokumen asli dan bayar rp.155rb. Sesudah itu biasa 1mgg kemudian paspor jadi.

      Demikian sharing saya hari ini….🙂 salam kenal semua…

      eh lebih cepet dong ya dari saya… congrats…

  1. thx buat infonya..
    saya juga mau bikin paspor neh.. karena saya mahasiswa dan masih kuliah jadi nggak mungkin kan pake surat rekomendasi perusahaan. trus itu gimana? atau cukup diganti dengan surat pernyataan dari kampus?

    Kayaknya sih begitu, siapin aja minta surat keterangan mahasiswa dari fakultas. Daripada bolak balik bolak ke kantor imigrasi…

  2. Hi….

    Informasinya sangat bagus.
    Passport saya sudah expire, dan saya membuatnya dari Solo, sekarang saya posisi di Jakarta.
    Bisa tidak ya, kalau saya perpanjang pasport saya di Jakarta? ada informasi tidak?

    Terima kasih ya.

    Hai.. makasih ya udah baca. Untuk kasusmu sih, kayaknya bisa (waktu itu aku sempet tanya sama Bapak2 yg wawancara aku). Memang kantor imigrasi tertentu yg bisa langsung issued new paspor, tapi kalo di Jakarta, bisa semua. Bagusnya dicoba aja deh ke kantor imigrasi terdekat. Gut lak buat perpanjang paspornya…

  3. ya…mendingan sendiri untuk mengurus paspornya dari pada membuang biaya banyak melalui calok…..jadi kita bisa mengerti cara mengurusnya…..

    Ho oh, setuju. Semoga postingan ini membantu buat yang pada mau urus paspor sendiri ga pake calo. Trims udah sempat baca dan komen ya…

  4. Terimakasih atas infonya, tapi yang belum dikemukakan, berapa biaya PERPANJANGANnya. Passport kami ber 4 akan jatuh tempo pada bulan September 2011, kapan sebaiknya mengurus perpanjangannya? dan skali lagi berapa biayanya.
    Terimakasih.

    Biaya perpanjangan sama bikin baru sama saja kok, yang Rp 270 ribu itu. Semoga sih belum naik. Sebaiknya diurus sebelum lewat masa berlakunya, waktunya kira – kira 3 minggu sampai paspornya jadi. Jadi menurut saya, sebaiknya Bapak mulai urus perpanjangan sekitar bulan Juli – Agustus 2011.
    Semoga keterangan saya membantu ya, dan terima kasih sudah membaca🙂.

  5. sangat bermanfaat bagi saya tapi sayangnya kelihatan ribet,apakah bisa perpanjang pasport di daerah lain,misalnya saya buat pasport di medan trus saya perpanjangnya di pekanbaru.bolehkah?

  6. Salam kenal.
    Saya kemaren niat perpanjang paspor di Canberra tp petugas di kedutaan bilang perpanjangan br bs dilakukan paling cepat 6 bln sebelum paspor kadaluwarsa. karna waktu itu saya msh punya 7 bln, jd msh belum boleh perpanjang. sekarang saya di jogja dan mau perpanjang, tp nggak punya KTP karna domisili di Canberra. gimana ya?

    Salam kenal juga.
    Waduh, belum punya pengalaman nih sama yang id nya bukan domisili wilayah Indonesia. Coba tanya ke kantor imigrasi di Jogja aja. Maaf, belum bisa membantu. Moga2 dapat info bagus di imigrasi Jogja ya…

  7. Infonya sangat membantu.. terus menulis ya, yaaa..itung-itung beramal dengan membagi pengalaman🙂

    Best Regards,
    Jalil

    Sukur deh kalo tulisannya bisa membantu. Ntar kalo ada pengalaman baru pasti ditulis.

  8. saya Nina, 17 tahun. Saya ingin perpanjang paspor sendiri, tanpa ada persetujuan atau tanda tangan dari orang tua, bisakah?

    mestinya bisa, kan sudah punya ktp sendiri.

  9. ada issue katanya kalau mau perpanjang paspor harus ke luar negri dulu baru bisa….aku sih nggak percaya tapi sempet kuatir juga,pasporku dah mau expired….mana yg bener ya?

    engga ah… belum denger isu kayak gitu. denger dari mana? langsung aja ke kantor imigrasi terdekat mbak.

  10. kalo hanya untuk holiday pribadi,,apa harus pake rekomendasi juga,,,,?

    Kayaknya kok iya ya. Lha waktu itu aja saya bilang alasannya bikin paspor buat jalan – jalan, tetep diminta tuh surat rekomendasi.

  11. Mau tanya, kalau passport hilang. Bisa bikin baru lagi nggak ?
    ( Tanpa memberitahukan bahwa passport hilang )
    Pura-pura belum punya passport gitu deh !🙂
    Trimakasih sebelumnya !

    Waah belon punya pengalaman yang begini.. Sebaiknya sih lapor kehilangan ya, kan cuma ke kantor polisi nanti dibuatkan surat laporan kehilangan. Semoga membantu ya infonya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s