Breaking Dawn

bd-idCepat juga toko buku online itu mengirim novel Breaking Dawn ke alamat saya. Sabtu tanggal 31 Januari kemarin sudah di tangan saya. Padahal, rumornya buku baru resmi terbit di tanggal yang sama. Tadinya saya khawatir bakalan cepet ludes diserbu para remaja penggemar Twilight Saga, sehingga saya memutuskan untuk pre order saja lewat toko buku online. Konsekuensinya ya bakal rada telat bacanya gituh, dibanding kalo beli tunai ke toko buku. Ternyata malah terima bukunya lebih cepat… Untungnya lagi? Saya jadi dapat harga diskon! Cuma beda 7 ribu perak sih, tapi kan tetep saja namanya diskon…

Karena sudah kadung mengikuti serial ini dari buku pertama, jadi saya pun enjoy saja membacanya. Meski saya pikir ‘greget’ nya sudah agak berkurang, penulis novel ini tetap jenius mampu membuat cerita tetap berada di jalurnya dan tidak membosankan untuk diikuti. Apalagi saya baru saja menyelesaikan The Historian dari Elizabeth Kostova, novel tentang mbah-nya vampir, Dracula yang berkategori misteri, horor, dan historik dengan begitu banyak nama orang, tempat, tahun, dan alur cerita yang bolak – balik antara masa kini (setting-nya 1970 an) dan masa lalu. Breaking Dawn langsung berasa ‘enteng’ mak nyesss….🙂.

Di novel ini, saya menikmati humor – humor kecil dari permusuhan antara Jacob dan Rosalie, Werewolf dengan Vampir, atau kecanggungan Bella sebagai vampir baru jadi, baru diangkat dari wajan. Membuat novel ini terasa lebih ‘hidup’, karena sisa cerita lainnya mudah ditebak. Apalagi mengikuti ‘kebodohan dan kepasrahan’ karakter Jacob, ughhhh… sedikit ‘eneg’… karena tokoh ini ‘terlalu teraniaya’ demi kebahagiaan Bella dan Edward. Bagusnya lagi, di buku ini ada chapter yang berkisah dari sudut pandang Jacob, seru tuh…

‘Happy Ending’ memang selalu ditunggu – tunggu. Mungkin kalau ending nya tidak membahagiakan, Hollywood juga belum tentu mau mengangkat novel ini jadi cerita film.

Hmmm… saya jadi mengkhayal seandainya kisah ceritanya jadi ‘tragedi’. benar – benar terjadi perang antara Werewolf dengan Vampir, dan Bella jadi bingung, terus dia akhirnya meninggal sebagai martir… Lebih seru, mungkin… Bukan novel roman remaja lagi dong hehehe…

Tapi para fans Twilight pasti langsung protes deh… Padahal kan bagus, Edward jadi High Quality Jomblo Vampir gituh…

One thought on “Breaking Dawn

  1. Huuu….
    Mana bagusnya kalau Edward jadi High Quality Jomblo Vampir.
    Bagusnya ya Bella dan Edward menikah.
    Daripada Jomblo gak tentu arah dan si Edward kan jadi kesepian dan hampa menjalani kehidupan reality akan datang yang gak jelas itu.
    See you.

    Bella – Edward udah jadi menikah kok. Tapi ngga ngundang saya.🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s