Hutang.ku

Jangan salah baca lho ya… Huruf depannya “H” bukan “K”. Kena UU Anti Pornografi pula saya nanti….

Sejak punya hutang dan menghadapi cicilan rutin setiap bulan, setiap saya mau merogoh kantong, membuka dompet, tarik tunai di ATM, jadi mikir lama. Aduh… kapan ya bisa bela beli ini itu ngga pakai mikir?

Papie saya juga sama.

Setiap saya menelepon, katanya, “Sudah ya, mau ngobrol apalagi? Baik aja tho, kamu. Nanti uang kamu habis buat bayar pulsa”.

Saya bilang mau mudik, katanya, “Memang kamu punya uang buat beli tiket?”

Saya cerita mau jalan – jalan, bilangnya, “Ditahan dulu pengen ini itunya, kan kondisi lagi sulit”.

Lha terus, masa saya mau bengong di Jakarta 10 hari libur Natal nanti? Ngga mau… ngga mau… Terpaksa deh merogoh kantong lebih dalam lagi…

One thought on “Hutang.ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s