Dari Perjalanan Palmerah – Cisauk

Ini adalah perjalanan pertama saya menggunakan kereta lokal Jabodetabek. Maksudnya sekalian survey moda transportasi, kalau – kalau sahabat saya itu jadi bertempat tinggal di Serpong, Tangerang. Sekitar 25 menit, cukup bayar Rp 5.000,00 dan sejuk, tapi berdiri. Penuh sekali keretanya, padahal hari Minggu. Bagaimana kalau saat hari – hari kerja?

Tapi yang lebih menarik perhatian adalah cueknya para penumpang. Puluhan remaja laki – laki dan perempuan, usia antara 18 – 25 tahun duduk manis di bangku kereta. 7 meter di sebelah kiri kami, terlihat kakek usia 70 tahun, berambut putih, berdiri, dan kerepotan menjaga keseimbangan sambil pegangan handle. Di belakang saya, seorang ibu hamil berkerudung ndelosor duduk nglemprok di lantai kereta ditemani suaminya. Kami sama – sama turun di stasiun terjauh, Cisauk Serpong.

6 thoughts on “Dari Perjalanan Palmerah – Cisauk

  1. Hmm gambaran kemasabodoan anak muda ni mbak….
    Barangkali hatinya-rasa kasihnya waktu itu lagi ketutup rapat😦 . Yah ini lah agambaran nyata kemanusiaan kita

  2. Dear Letty,

    Emang ada ya kereta AC yg nyampe stasiun Cisauk?

    Ada kok. Lha waktu itu saya naek. Sekarang udah ngga ada gituh?

  3. Wow.. Cisauk ? sekarang BSD berkembang kesana lo Cluster The ICON, ada juga Serpong Garden lagi merintis kesono soale, kereta AC sekarang juni/juli 2010 yang lalu saya nyoba ada yang sampe St Serpong doang ada juga sampai Parung Panjang brenti/transit di Cisauk tentunya.

    Lagi nyari rumah di sana ya Mas? Beli di The Icon yah? Dulu aku sama temenku naik kereta liat Serpong Garden itu… Udah rame kali ya sekarang?

    • Serpong Garden rame? iya tentunya..liat aja komunitas penghuni SG di FaceBook udah terbentuk RT,mampunya ke SG mbak, sempet sih..keliling The Icon/Foresta emang manstab jalan2 super lebar plus rumah2nya tapi masih sepi,wow emang tapi berat di kantong rata2 harga >1/2m,yah gak dapat BSD make fasilitasnya aja deh..btw gimmick di SG emang deket stasiun Cisauk yang lagi tahap pembangunan rel double track pada rel dijembatan lintas Cisadane progress Jul 2010 lalu,ada urusan ke SG dari rumah di Pos Pengumben sempet naik di St kebayoran kereta AC ekonomi jurusan Tn Abang-Parung Panjang turun di Cisauk

      SG juga Ok kok… Saya akhirnya cuma jadi pengunjung SG karena kalo ambil di Serpong kejauhan dari tempat kerja. Tapi takjub lihat perkembangannya yang cepat. Mas Pak RT nya ya…?! Selamat bertugaaasssss….🙂

      • saya tinggal di SG.
        Sekarang dah rame lho.Harga rumanya sudah seperti harga rumah di Icon 2-3 tahun yg lalu.
        nyesel juga ambil rumah tipe kecil. tau gitu ambil yg tipe besar skalian klo tau perkembangannya kyk gini ;-(

        Yaaaaahhhh…. nyesel ya?!😉. Ga pa pa, beli lagi aja nanti kalo ada rejeki lebih. Amiiiiinnnnnn🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s