Merokok Itu Haram?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana mengeluarkan fatwa haram untuk rokok. Baca selengkapnya di sini. Cuma, kira – kira alasan apa sih yang akan dipakai untuk mengharamkan rokok? Saya bukan ahli agama, tapi kalau di Alquran, yang jelas – jelas dikategorikan haram adalah bangkai dan darah dan daging babi. Trus kalau rokok di mana haramnya ya?

Saya bukan perokok, pasif sih iya. Imbas dari kelakukan masyarakat kita yang kurang toleransi, termasuk Papie dan mantan pacar saya. Sudah dilarang merokok di tempat umum, masih saja melanggar. Begitu pun di kantor, apalagi yang dilakukan perokok setelah makan selain membakar rokok dan menghisapnya?

Ada berjuta – juta zat racun dalam sebatang rokok, yang menyebabkan berbagai penyakit, kemandulan, impotensi, kanker, dan berbagai hal yang menyeramkan. Nikotin, Cyanide, Alkenilbenzena, Amonia, Polonium, Methanol, Tar, Karbonmonoksida, Arsenik, Aseton, sebutkan saja… Itu semua racun, zat kimia yang banyak menjadi zat limbah buangan, bahan pembersih lantai, bahan baku industri cat, racun serangga, bahkan ada yang tergolong zat radioaktif. Ditinjau dari segi kesehatan, rokok memang tidak ada sisi baiknya. Tetap saja beratus juta orang merokok. Makanya pabrik rokok menangguk laba banyak, membuat pemilik pabrik rokok kaya raya.

Dari sisi ekonomi, rokok juga tak bisa disepelekan kontribusinya. Pembangunan dibiayai cukai rokok dan pajak dari penguasaha rokok. Kota Kediri di Jawa Timur, pendapatan pajaknya 80% lebih sudah didapatkan dari konglomerat rokok di sana. Beasiswa untuk pelajar miskin, sebagian dari perusahaan rokok. Lapangan kerja di perusahaan rokok, menolong ribuan orang melanjutkan kehidupan. Industri hiburan, sering mendapat sponsor dari perusahaan rokok, lapangan kerja lagi… Petani tembakau, semangat merawat kebunnya. Belum lagi banyaknya warung, kios, kafe, rumah makan, tempat hiburan, yang kebagian rejeki karena berjualan rokok. Mulia sekali bukan?

Tidak sedikit juga manusia berpenghasilan minim yang kecanduan rokok. Suebel deh kalo yang kayak gini, tega keluarganya makan ngga bergizi tapi uangnya buat beli rokok. Artinya, uangnya dibakar sendiri. Mungkin perlu disurvey, lebih banyak mana antara masyarakat berpenghasilan tinggi dan berpenghasilan rendah yang merelakan uangnya dibakar jadi asap rokok? Kurang mahal kali harga rokoknya. Tapi setinggi apa harga rokok dinaikkan, tetap laku saja tuh… Tetap saja beratus juta orang merokok. Makanya pabrik rokok menangguk laba banyak, membuat pemilik pabrik rokok kaya raya.

Saya kira fatwa haram terlalu berlebihan. Edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rokok, pembatasan usia merokok, dipersulitnya akses untuk membeli rokok, terasa lebih logis. Tugas siapa ini ya? Eh, jangan – jangan nanti neraka penuh dengan para perokok dari Indonesia, hehe… kidding!

Oiya, hari gini cari laki – laki bukan perokok untuk dijadikan suami juga susah, bukan?🙂.

One thought on “Merokok Itu Haram?

  1. kalo soal haram halal ditentukan oleh lembaga spt MUI dan bukan dari firman Allah…..bagaimana kita mau belajar dan meyakini agama dgn benar? Saya juga resah dgn fatwa ini, krn ya itu tadi. Terlalu berlebihan dan bertindak seolah spt Tuhan, mengharamkan sesuatu yg tidak haram.

    Untung suami saya bukan perokok…*siul-siul*…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s