Tuhan Terlalu Cepat Memberi Jawaban?

Judulnya aneh ya?

Si usia saya yang sudah kepala 3, hidup menjadi penuh tekanan. Pertanyaan kapan menikah sering membuat saya speechless dan hanya melempar senyum kepada si penanya.

Suatu malam, saya menikmati malam panjang saya dengan sholat hajat. Tercetus permohonan saya tentang jodoh, keinginan menikah, dan punya anak. Agaknya Tuhan terlalu cepat menjawab, jadi saya kebingungan. Hanya selang 2 hari.

Suatu petang seperti biasa saya pulang kerja. Di depan rumah kos ada sebuah motor parkir, tamu si empunya rumah. Hal yang biasa. Saya segera masuk menuju kamar saya. Di tengah kesibukan saya menemukan kunci kamar dari dalam tas kerja, saya melihat seorang laki – laki duduk di kursi depan kamar sebelah, jaraknya kira – kira 3 meter dari tempat saya berdiri. Saya pikir laki – laki itu suaminya mbak Siti.

“Baru pulang, mbak Mee?”

“Eh, iya Pak”

“Emang biasa ya pulang jam segini?”

“Iya”

“Di mana kerjanya?”

“Bekasi”

“Oh, jauh juga ya…”

Basa – basi itu berakhir juga dengan saya memberi kartu nama. Saya malas, maksud saya biar perbincangan cepat selesai. Dia memperkenalkan diri sebagai adik sepupu Bapak Kos saya. Ternyata dia melanjutkan obrolannya dengan setengah berteriak, setelah saya pamit masuk ke kamar dan asyik membaca surat seorang sahabat pena dari England. Setengah berteriak juga saya sahut obrolannya dengan asal – asalan. Topik pembicaraannya, masalah pekerjaan dan setengah menjajaki kemungkinan berbisnis.

Jam setengah sebelas malam ponsel saya berdering di tengah tidur. Saya malas menjawab, toh juga hanya miskol. Ada sms masuk, dari Abang yang tadi sore. Isinya mengajak saya nonton, makan, atau mungkin ke Ancol. Kenapa ya spesifik disebutkan mengajak ke Ancol? Saya lalu melanjutkan mimpi.

Keesokan paginya saya balas sms, berterima kasih atas sms dan ajakannya, dan minta maaf karena saya terlambat membalas dan menolak pergi. Siangnya dia menelepon saya, basa basi sebentar. Dan kemudian saya terkaget – kaget ketika langsung diajak menikah. Serius, bahkan dia langsung menyatakan kesediaannya untuk mengikuti agama saya.

Weleh weleh… Jangan yang kayak gini lagi dong, pusiiiing…

2 thoughts on “Tuhan Terlalu Cepat Memberi Jawaban?

  1. salam
    Duh Mba..jarang-jarang lho begitu, kenapa bingung istikharah aja lagi supaya bisa mengambil keputusan yang tepat. Amin ya semoga🙂

    Salam balik, makasih ya sarannya…

  2. langsung ditolak/ gak mau? sholat dulu aja lagi jeng………bertanya benarkah “dia” ini yang dikirim untukmu? kan gak main2 kalo itu ada pengabulan sebuah doa……tak doakan yg terbaik yaaa.

    He eh, soalnya males udah beda keyakinan duluan🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s