Piknik (Dalam Rencana)

Liburan akhir tahun ini cukup panjang. Dipaksa cuti oleh kantor. Tadinya bingung juga saya mau jalan – jalan ke mana. Mau mudik, bosen di rumah, kan lebaran kemarin udah mudik 10 hari. Untung seorang teman mengajak jalan – jalan bareng. Mendadak, jadilah saya seorang perencana perjalanan. Pesan tiket pesawat on-line, telpon sana sini cari penginapan, menanyakan ada tidak tour guide di sana, merencanakan transportasi darat, menyusun estimasi budget…

Sejauh ini lancar, untung teman saya juga bukan tipe yang njelimet tentang uang, jadi saya juga tidak terlalu pusing cari penginapan atau harga tiket yang super duper murah. Masalah pertama muncul, siapa yang bisa antar kami ke bandara pagi – pagi buta? Jadual penerbangan yang kami ambil jam 7 pagi, jadi kami harus sampai di bandara jam setengah 6. Soalnya jadual penerbangan berikutnya dari maskapai yang sama sampai di kota tujuan sudah terlalu sore, padahal di sana kami belum tentu ada yang jemput, sedangkan perjalanan lanjutan masih sekitar 4 jam lagi. Orang yang saya harap bisa mengantar ternyata berhalangan. Jadilah hari Senin kemarin saya memohon – mohon ke teman kantor dengan senyum dimanis – manisin supaya dia mau mengantar kami pada hari H nanti. Syukur deh, satu masalah selesai. Thanks to Pak K, you rock!

Tadi malam saya menghubungi teman lama yang katanya mau bergabung dan sanggup menjemput kami di bandara tujuan. Ternyata rencana berubah, tidak ada yang akan jemput kami di sana. Ada udang di balik bakwan rupanya. Jadi saya harus berpikir bagaimana melanjutkan perjalanan kami sampai ke tempat akhir yang kami tuju. Ya sudahlah, kami berpetualang saja naik angkutan umum.

Tidak sabar rasanya pergi dari Jakarta ini. Jawa Timur, sambut kami ya!

Pic is taken from gettyimages.