Mee dan Operasi Rahasia (1)


Pemilik tempat saya tinggal adalah seorang Ibu dengan satu suami dan tiga orang anak. Anak yang termuda baru berumur 3 hari. Sekitar seminggu sebelum kelahirannya, kakek dan neneknya terbang dari Medan untuk menyambut si jabang bayi.

Ibu memiliki enam ekor kucing. Saya kadang – kadang jijik. Saya juga suka kucing, bahkan punya seekor kucing juga di rumah orang tua saya, -Frederik. Tapi saya tidak punya niat memelihara kucing sampai enam ekor. Si Ibu sangat sayang dengan kucing – kucingnya. Tidak pernah kucing – kucing itu dibiarkan keluar dari rumah, bahkan untuk buang hajat. Semua kucing selalu ada di dalam rumah, tidur bersama tuannya, makan teratur, minum susu, mengkonsumsi pil KB, mendapat pelukan dan ciuman mesra dari si Ibu dan anak – anaknya setiap hari. Saya jarang masuk ke rumah Ibu, tapi saya bisa membayangkan pasti di dalam rumah itu bau sekali. Untung ada si Embak yang rajin membersihkan rumah, meskipun saya lihat kadang – kadang dia seperti mau muntah.

Masalah muncul setelah jabang bayi lahir. Kakek dan nenek dari Medan bilang buang saja kucing – kucing itu, alasannya masuk akal, membawa bibit penyakit.

“Apalagi kau punya bayi, tak baik ada banyak kucing dalam rumah. Jangan kau cium – ciumin begitu kucingnya”, kata Nenek dengan logat Medan-nya.

Si Kakek bilang, “Pusing aku di mana – mana bau taik kucing. Ingin balik aku ke rumah sendiri di Medan”.

Si Mertua saking jengkelnya pernah menendang satu ekor kucing betina berwarna hitam -Mimi, saya dengar suara kucing itu kesakitan. Setelah itu Mimi hanya berbaring di atas mobil di garasi, mungkin perutnya mual.

Operasi rahasia digelar semalam. Saat si Ibu dan anak – anak sudah masuk ke kamar bersiap tidur, si Suami berpura – pura ingin membeli sesuatu ke supermarket tidak jauh dari rumah. Dua ekor kucing -Mimi dan satu kitten ditangkap dan dibawa si Suami naik mobil untuk dibuang. Si Embak ketakutan akan ditanya dan dimarahi Ibu esok pagi. Tugasnya belum selesai, masih ada dua ekor kucing lagi untuk dibuang nanti malam, -Cynthia dan satu kitten. Rencananya akan disisakan dua ekor kucing jantan, -Simon dan satu lagi saya tidak tahu namanya.

Saya belum dengar tadi pagi, tapi pasti ada perang dingin antara si Istri & Anak – anak versus si Suami saat saya pulang nanti.