Mee dan Tiga Puluh (1)

Dengan perasaan bersalah, kemarin sore saya mengucapkan selamat hari jadi kepada sahabat, terlambat! Saya merasa bukan teman yang baik, padahal reminder di email saya sudah wanti – wanti mengingatkan jauh – jauh hari. Aslinya, saya memang bukan pengingat yang baik. Maaf!

Menjelang usia sebanyak angka pada judul, aneh – aneh saja yang saya alami. Salah satunya adalah ber-opera sabun dengan teman maya. Seumur – umur saya bersosialisasi di dunia maya, kok ya baru tahun ini saya mempunyai teman yang hobinya ber-opera sabun. Teman maya saya selama setahun lebih memilih untuk pura – pura tidak tahu setiap kali saya sapa, kurang lebih sudah 3 minggu ini. Ketika saya tanya, alasannya adalah karena saya pernah bicara kasar sama dia. Heh? Mana bisa saya bicara kasar dalam Bahasa Inggris, wong kemampuan Bahasa Inggris saya pas – pasan. Yang lainnya, ber-opera sabun setelah saya berkali – kali menolak untuk melakukan dirty-chat. Katanya penolakan saya menyakiti hatinya, soooo deep… because I love U so much. Hoek! Duh, sinetron banget ga sih… Ah, siapa suruh ngajakin saya yang aneh – aneh.

Berita lain, mau mudik. Judul yang indah : The Last Mudik at My Last 20’s. Hore! Jalan – jalan… Bosen kerja!