Etika Berkawan

Berawal dari membaca salah satu tulisan di dunia maya, meskipun belum pernah mengalami phk alias putus hubungan kawan, saya merasa disindir. Namanya juga manusia, saya pun pasti pernah, secara sengaja atau tidak sengaja, membicarakan salah satu kawan kepada kawan yang lain, tentunya mengenai hal yang menurut saya menjadi kekurangannya, atau bisa menjadi bahan tertawaan kami selama mengobrol. Meski ada juga beberapa kali saya membicarakan tentang kelebihan-kelebihan kawan saya. Untungnya, kawan-kawan saya mungkin juga bukan termasuk orang yang senang menjadi agen ml-ng aka multi level ngrasani, jadi cerita saya tidak menyebar luas dan kawan saya belum ada yang protes langsung kepada saya karena merasa dirasani. Biasanya dengan nada bercanda, saya membuat istilah baru, ini bukan ngrasani tapi studi kasus. Biar kelihatan intelek.

Habis, setiap saya bersua dengan kawan saya, yang pertama ditanyakan adalah : ono gosip opo?